Mengenai Saya

Foto saya
Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
Tampilkan postingan dengan label Suka Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suka Menulis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Mei 2020

Kehilangan


Pernah kah kamu merasakan kesedihan karna kehilangan seseorang yang disayangi..?
Ada beberapa diantara kita pasti pernah merasakannya...
kenapa kita harus kehilangan ?? kenapa kita harus merasakan kesedihan yang dalam seperti ini..?
sangatt sakit di lubang hati ini ??
Rasanya seperti ditinggal sendirian itu adalah perasaan yang sangat menyakitkan..
Dalam keadaan yang sangat tidak mungkin orang akan bisa bertahan kalau bukan karna ada sesuatu yang bisa diganti..
Pertanyaannya Kenapa ?? dan Bagaimana mengakhiri rasa Luka itu ??

Jika Luka itu kita temukan di badan atau hanya luka di tubuh itu tentu saja memulihkannya tidak perlu waktu yang lama. Namun, bagaimana jika seseorang akan mengalami luka bantin yang ada di dalam hati.

Luka Batin adalah luka yang terjadi pada lapisan dalam batin yang terdalam akibat suatu peristiwa tekanan yang terjadi secara luar biasa sangat berat atau itu peristiwa  yang terjadi secara terus menerus.

Batin seseorang yang terluka itu akan menimbulkan kesedihan yang sangat mendalam, ada perasaan yang tidak menentu, ada perasaan emosi dan kemarahan di dalam lubuk hatinya, emosi yang tidak terkendali, di dalamnya ada kejengkelan hidup yang tidak terarah, bahkan banyak yang mengalami tidak sedikit dari mereka akan mengakhiri hidupnya karena rasa kepahitan tersebut.
Menurut beberapa Peneliti, mengungkapkan bahwa Luka Batin adalah semacam trauma yang sangat dirasakan amat sangat menyakitkan yang terjadi dari suatu peristiwa tidak menyenangkan yang dialami pada masa lalu. Jika dibiarkan, maka akan menjadi kerak dan berdampak tehadap kehidupan.
Luka batin di masa kecil, tentu proses ini sangat lama dan kenyataannya setelah dewasa masih saja membekas.  Dampak dari luka batin yang dialami di masa kecil ini akan membentuk kepribadian kita saat dewasa, seperti apa diri kita dan bagaiamana kita melihat dunia.

Akan banyak reaksi-reaksi yang timbul akibat dari luka batin, sehingga membuat seseorang menjadi penakut, merasa terabaikan, dan memandang semua yang berada di sekitarnya terasa menyakitkan.  Saat dewasa pun mereka akan merasakan ketakutan akan kesendirian, terisolasi dan merasa tidak terlindungi dan ada rasa takut ditolak. Saat masa kecilnya ia ditolak dalam pergaulan. 
Entah itu karena penampilannya, tingkah lakunya, latar belakang keluarganya, atau bisa juga karena cara berkomunikasinya yang tidak sesuai dengan lingkungan. Atau justru ada penolakan dari keluarganya sendiri. Rasa sakit ini tumbuh karena merasa tidak dicintai, tidak dianggap dan tidak disayangi. Dampak saat dewasa akan terlihat menjadi pemalu, nenarik diri dari pergaulan dan sedikit sulit dipahami.
Luka batin pada orang dewasa biasanya terjadi karena masalah asmara, cinta tak terbalas, putus cinta, dikhianati pasangan, kegagalan, tekanan kehidupan, kehilangan pekerjaan, kematian pasangan hidup dsb. Masa remaja adalah masa yang sangat rentan terjadi luka batin karena asmara. Dorongan kuat untuk memiliki dan dimiliki terhadap pasangan lawan jenis menyebabkan remaja terkadang rela melakukan apapun yang diinginkan oleh pacar, bahkan hubungan seksual sebelum nikah.
Dari pelajaran yang kita lihat diatas menjadi pengetahuan untuk kita pribadi lakukan dan praktekan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dimana kita harus memberanikan diri untuk mencegahkan diri dari Perasaan Luka Batin dan Trauma tersebut karena itu sesuatu yang tidak baik untuk kehidupan kita. Dampak ini akan memicu pertumbuhan dalam lingkungan dan orang sekitar kita melainkan juga untuk masa depan kita juga.
Ada beberapa hal yang Penulis dapat bagikan bagi Pembaca, bagaimana Mencegah agar Perasaan Trauma atau Luka Batin ini tidak terjadi dalam kehidupan kita, yakni :
1.    Dengan cara jangan menyimpan dendam kepada orang yang mungkin saja menyakiti kita
Kenapa organ hati diciptakan di dalam tubuh diletakkan paling tengah, itu karena hati merupakan bagian yang paling pusat dan penting. Hal ini bukan berarti organ yang lain tidak penting, namun Hati adalah penentu masa depan kita. Itu karena Hati bisa membuat seseorang bisa menjadi buruk atau menjadi baik karenanya. Apa yang kita alami mungkin sangat menyakitkan, apa yang orang lain perlakukan terhadap kita adalah sesuatu yang mengoyakan hati itu sendiri. Namun, kabar baiknya adalah Hati juga diciptakan dengan fungsi yang juga untuk memutar keadaan buruk itu menjadi suatu kebaikan. Ambil keputusan dan paksa diri kita untuk mengampuni orang yang bersalah pada kita. Ambil keputusan untuk memikirkan bahwa rasa sakit itu bukan sesuatu yang sulit untuk kita lewati, ambil keputusan bahwa orang yang menyakiti kita adalah orang yang bukan hak kita untuk membalasnya, pikirkan Tuhan tidak tidur, pikirkan bahwa bagian kita adalah Mengampuni, selebihnya bukan bagian kita.
2.    Tidak hanya sampai di perihal mengampuni, selanjutnya pandang dan lihatlah orang orang disekitar kita, pandanglah Pemandangan yang diciptakan Tuhan telah tersedia, bahwa Hidup itu indah. Kehidupan ini sangat menakjutkan dan special. Kamu hanya membayangkan dan berdiam diri sejenak. Kehidupan itu menyejukkan…Kehidupan itu bisa Memberikan semangat untuk terus bisa dinikmati dan dirasakan. Jangan sampai karna perlakuan orang yang menyakitkanmu itu, kamu menjadi orang yang berlarut-larut dan terus menerus memikirkannya sehingga dirimu tidak bisa bergerak bebas dan berkembang. Padahal, sebenarnya itu adalah tipuan, kamu mengurung diri, kamu hidup dalam bayang bayang masa lalu, kamu menghabiskan hari hari mu dengan membuang waktu berharga selama ini. Please, coba sedikit bayangkan saja….Kehidupan yang kamu alami itu bukanlah sebuah kebenaran. Itu adalah keputusan yang salah dan kekeliruan. Penulis anjurkan untuk kamu harus bangkit dan lihatkan diluar sana..ada banyakk sekali keindahan yang harus kamu nikmati dan lepaskan.
Bergembiralah dan Berbahagialah…Bernafaslah dengan sepuasnya..jangan lagi sesak..Menarillah dengan bebas...jangan lagi terkurung semu.

Sebuah pesan yang bisa Penulis beritakan adalah..
“Tuhan itu tidak jahat. Jangan sampai sedikitpun ada dalam hatimu mengatakan bahwa kenapa Tuhan itu tidak melakukan apa yang kuingini?? Hai, kamu janganlah sebuta itu. Tuhan membuat kamu lahir dan sudah menyediakan masa depan untuk mu jauh sebelum kamu tercipta dalam kandungan ibumu. Bersabarlah sedikit dan banyaklah belajar mengartikan semua kehidupan ini dengan cara pandang yang benar. Mengenai Kesalahan, siapa yang tidak pernah mengalaminya. Hanya saja jangan lakukan lagi tapi maju lah untuk terus belajar untuk lebih baik”

Terima kasih banyak sudah membacanya J


Senin, 24 Juni 2019

My Daddy

~My Daddy~
Gambar mungkin berisi: 9 orang, termasuk Lesa L, orang tersenyum, orang berdiri

Share tentang beliau itu tdk bisa habis habisnya. Terutama buat Bapak. Pribadi bapak saya merupakan sesuatu yg kadang berkesan dihati. Ingat dari waktu masa masuk SD, lulus SMP dan SMA beliau mau dengarkan apa yg diinginkan oleh saya dan beliau akn berusaha mewujudkannya.
Wktu Lulus SMP dulu, beliau bertanya "Mau Masuk SMA apa SMK nak ?" "Masuk SMA" jawab saya.
Kebetulan waktu itu jarak dari rumah ke tempat sekolah SMA itu lebih jauh dibandingkan dgn SMK.
Karna jarak tsb beliau ingatkan utk masuk ke SMK, namun karna beliau tdk mau memaksakan saya. Beliau ijinkan dan saya pun masuk ke SMA, beliau selalu mengurus apa pun yg berkaitan dgn pihak sekolah sampai saya lulus.
Sama halnya masuk ke perguruan tinggi. Beliau sdh ingatkan saya persiapan ujian UN, saya melihat beliau repot kesana kemari utk antarkan saya ke toko buku agar saya bisa masuk ke perguruan tinggi jauh-jauh hari.
Tidak akan lupa, awal pendaftaran registrasi sampai ospek yg menemani dan mengantarkan saya ialah beliau.
Sampai lulus S1 beliau adalah orang yg sangat membuat saya menjadi perempuan yg sungguh bangga memiliki Ayah yg hebat spt beliau.
Bersyukur sekali mendapatkan modal utk melihat  gambaran dan teladan dari Ayah yg hebat ini. Meski kami sering sekali banyak perbedaan dari sudut pandang dan tidak jarang berbeda pendapat. Namun hal itu justru membuat saya semakin mengerti bahwa perbedaan itulah yg membuat kami semakin dekat.
Sampai sekarang pun, kata2 yg melekat ialah "makan, jgn pulang malam, angkat telpon sekarang, dimana, jaga diri, hati2 dijalan".
Saya terlalu percaya kata2 ini benar berkuasa utk mendisiplinkan karakter saya.
Pesan : Banggalah karna dicintai oleh Orang tua. Hal yg paling penting bagi anak ialah Menjaga kepercayaan saat ada nasihat dan teguran. Dad
Happy always. Keep strong. ☺
and, I miss my father very much now ..I know I made a lot of mistakes with him ...
I apologize, father, because I am often naughty and rebels to you.
I hope we can get closer and love each other.
God knows what I feel ... and I believe Your Love for me is much bigger than I imagined.
I never forget you father in my prayer every day.
Yesss Ayah..."Betapa pun banyaknya perbedaan yang kita miliki, aku sangat ingin belajar darimu...aku sangaat perlu ilmu dan pengalamanmu dalam memahami nilai hidup ini..."
Itulah yang sering kukatakan pada diriku.

Nah..omong2 soal itu tadi aku mau bahas soal yang ada di muat pada laman artikel http://www.tribunnews.com/lifestyle/2015/01/04/survei-membuktikan-anak-dekat-ayah-lebih-cerdas-pintar-bergaul-masa-depan-cerah
Dengan judul Survei Membuktikan: Anak Dekat Ayah Lebih Cerdas, Pintar Bergaul, Masa Depan Cerah

Selama empat dekade penelitian dan ratusan penelitian telah membuktikan, ayah yang ikut membantu ibu mengasuh, menjaga, dan membesarkan anak memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi sekolah anak.
Selain itu, kehadiran ayah juga menentukan perkembangan pribadi serta karakter anak dalam lingkungan sosial.
Sebuah tinjauan studi yang dilakukan oleh Father Involvement Research Alliace menunjukkan bahwa bayi yang dekat dengan ayah cenderung memiliki emosi yang stabil. Saat dewasa dia lebih percaya diri, dan bersemangat dalam mengeksplorasi potensi diri untuk merealisasikan ide serta impian.Kemudian, dalam lingkungan pergaulan, anak yang dekat dengan ayah cenderung lebih mudah bersosialisasi.Mereka juga memiliki banyak teman karena dianggap menyenangkan.
dalam penjelasannya juga disebutkan bahwa Lalu, fakta lain yang perlu dipertimbangkan oleh para ayah agar lebih dekat dengan sang buah hati adalah anak berusia tiga tahun yang memiliki huhungan baik serta hangat dengan ayah memiliki kemampuan memecahkan masalah dan IQ lebih tinggi dari teman seusianya.

Buy the way, aku juga mau bahas mengenai betapa pentingnya anak dekat dengan ayahnya terutama anak perempuan khususnya.. Nih menurut Kompas.com.
KOMPAS.com:Pengaruh ayah bukan hanya penting bagi anak laki-lakinya, tapi juga putri kecilnya. Bagi anak perempuan, ayah adalah figur pria pertama yang dikenalnya. Hubungan yang positif antara ayah dan anak perempuannya berpengaruh besar dalam jangka panjang, bahkan menentukan apakah ia akan tumbuh menjadi wanita yang kuat dan percaya diri. Pengaruh seorang ayah pada anak perempuannya akan membentuk kepercayaan diri, citra diri, dan memengaruhi pilihannya pada pria. "Seorang ayah akan menjadi contoh bagi anak perempuannya untuk membangun hidupnya sendiri, bahkan jika ia memiliki pandangan berbeda tentang dunia," kata profesor psikologi Michael Austin. Ia mengatakan, yang paling penting adalah seorang ayah memiliki sikap integritas, jujur, dan menjadi contoh positif bagaimana bersikap sehari-hari. Di era modern ini, seorang ayah dan ibu memiliki peran seimbang dalam pengasuhan anak. Ini merupakan kesempatan yang baik bagi para ayah untuk membangun ikatan supaya selalu dekat dengan anaknya sejak dini. "Ayah perlu meluangkan waktu dengan bayi perempuannya, memenuhi kebutuhan fisiknya seperti mengganti popok atau menyuapi, dan juga mendukung ibunya," ujar Austin. Semakin besar, ayah bisa bermain berdua, membacakan cerita dan dongeng, atau aktivitas fisik lainnya. Di usia remaja, tantangan baru dalam hubungan tersebut akan dirasakan ayah karena anak perempuannya mungkin lebih emosional dan sulit diatur akibat pengaruh hormonal.

 "Seorang ayah harus fokus dalam membangun kepercayaan sehingga anak perempuannya merasa nyaman untuk bercerita tentang apa yang ia alami dan rasakan," katanya. Ini berarti saat anak bercerita, ayah harus bisa menahan diri untuk tidak berkomentar pedas atau justru memarahi anak. Tunggu penjelasan anak dengan baik dan beri masukan yang membangun sesuai nilai yang dipegang dalam keluarga. Autsin mengatakan, figur ayah akan memengaruhi tipe laki-laki yang akan anak pilih untuk dipacari bahkan dinikahi. "Itu sebabnya ayah harus memperlakukan anak perempuannya dengan respek dan cinta. Bukan hanya itu, ayah juga menunjukkan rasa hormat pada ibu si anak," ujarnya.

Nah,,Secara pribadi aku sih setuju dengan artikel yang ditulis menurut laman di atas karena pada dasarnya akupun merasakan kebenaranm yang nyata mengenai hal ini. Seorang yang sangat berpengaruh dalam membantu karakter anak ialah Ayahnya sendiri baik itu pengaruh yang positif atau pun sebaliknya malah berpengaruh negatif.
Sebagian besar anak perempuan yang dekat dengan ayahnya akan menghindari seks berisiko atau mempertahankan hubungan yang sehat di usia remaja. Hingga saatnya bekerja, anak memiliki pendirian yang kuat untuk bertahan pada pekerjaan yang berpenghasilan tinggi. Anak-anak juga akan lebih mandiri, sehingga jauh dari kemungkinan tunawisma.

Selain itu, buku yang berjudul Peran Ayah dalam Perkembangan Anak menjelaskan jika edekatan yang positif antara anak dan ayah akan bermanfaat baik bagi anak, meliputi sisi emosional, sosial, dan perilaku. Ini khususnya terjadi jika proses pendekatan dilakukan oleh ayah sejak anak usia dini
Sebuah studi yang dilakukan pada 1991 juga menemukan fakta menarik. Di usia 1 tahun, anak akan cenderung memiliki skor kognitif yang tinggi, khususnya bila ayah terlibat aktif dalam perkembangan anak sejak usianya 1 bulan. Di samping itu, manfaat yang sama akan dirasakan oleh anak yang lahir prematur.

Selasa, 24 Januari 2017

Berangkat Dari Hobby

Hampir dua mingguan sempat tidak punya waktu untuk menulis apa pun di blog.
Beberapa hari ini setelah pulkam banyak hal yg harus dilakukan dan diselesaikan. Sebenarnya menulis adalah salah satu pekerjaan yang disukai alasannya karena menurut saya menulis merupakan cara yang terbaik untuk mengekspresikan berbagai perasaan baik hal yang tak mengenakan ataupun hal yang menyenangkan. Entah lebih senang dan nyaman saja setelah memberikan ekspresi yang sudah digambarkan dan dituangkan ke dalam tulisan ini.
Mungkin hal ini terjadi juga kepada orang-orang yang suka dengan menyanyi sampai-sampai dirinya tidak bisa tidak ada nyanyian yang dinyanyikan. Atau bagi seorang pemain alat musik tertentu misalkan saja seorang drummer,  dia tidak bisa berhenti menghentakkan kaki , tangan,  dan tubuhnya secara keseluruhan ikut bergoncang untuk mengekspresikan bagaimana dirinya.
Sama seperti halnya dengan saya, mungkin sebenarnya menulis merupakan bagian dari hobby dan muncul kebiasaan.
Biasanya tulisan saya tidak segera dituangkan ke dalam blog ini.  Lebih tepatnya banyak sekali catatan di luar sini. Hari ini bisa dibilang topiknya merupakan alasan menyukai tulisan.

Saya ingat waktu kecil, setiap buku tulisan kehabisan lembaran, saat pulang sekolah saya senang sekali mengambil uang saku belanja dengan berpesan kepada teman-teman seperjuangan agar menunggu saya untuk membeli buku memo/buku catatan/buku diary sehingga tiba pulang saya tidak ketinggalan taksi kuning yang isinya anak-anak murid sekolah karna tidak banyak anak2 yang searah dengan daerah tempat kami tinggal makanya transportasi yang digunakan difungsikan dan dialihkan khusus untuk antar jemput penumpang anak-anak sekolahan.
Sudah menjadi langganan paman supir taksi tersebut akan berhenti di depan toko ATK jika diminta untuk berhenti dan menunggu. Meskipun usia masa anak-anak remaja suka kebawa perasaan tidak enak dengan teman-teman yang menunggu untuk beberapa menit, ditambah ketika pulang sekolah cenderung perut sedang lapar.
Kembali kerumah membawa buku diary atau buku memo selalu saja menulis sesuatu yang menarik untuk diangkat sebagai topik pembahasan dibuku catatan tersebut.
Namanya masa anak-anak remaja, yang sering ditulis ialah tentang isi perasaan yang dialami saat itu tanpa membedakan tulisan tersebut apakah berdampak bagi sang pembaca.  Dipikiran waktu itu asalkan curhat di diari sudah cukup. Kadang isi tersebut lebih banyak mengenai sesuatu yang tidak menyenangkan. Terlebih lagi bila dibuka cacatan masa kecil isinya tidak lain adalah perasaan seperti seorang anak kecil. Kadang membaca kembali isi catatan itu membuat geli dan tertawa saja.
Saya pikir setiap orang yang suka menulis atau mengungkapkan ekspresinya melalui tulisan merupakan tipe orang yang berawal dari sulit bicara didepan umum. Memang saya akui dulu masa tersebut adalah masa dimana saya adalah tipe orang sulit mengatakan atau mengeluarkan perasaan melalui mulut atau berbicara kepada orang lain baik untuk mengungkapankan atas kemauan atau ketidaksukaan saya. Suka menuangkan kesukaan, ketidaksukaan,  kemarahan, kesedihan dan lain sebagainya melalui tulisan atau curhatan di buku tulisan. Dan hal tersebut secara terus-menerus dilakukan sehingga menimbulkan kebiasaan sampai akhirnya bisa dibilang jika dikumpulkan maka bisa bisa menjadi buku.
Namun, seperti sekarang kendala jika tak menulis lagi itu mungkin saja karna sudah memasuki kehidupan baru dari sebelumnya dimana banyak teman-teman yang mengelilingi, banyak orang-orang disekitar menemani dan menjawab kebutuhan "ingin didengarkan".  Tidak lagi seekstrim dulu.
Bahkan, perubahan dari masa kanak-kanak ke masa remaja dan sekarang masa menjajak dewasa dari segi usia.
Memang tidak bisa dipungkiri menjadi orang yang "mendengar" memang bagus bahkan kelihatan jauh lebih cool atau terlihat lebih kuat dibandingkan dengan tipe orang yang suka "didengarkan" karna tipe ini ada orang yang cenderung fokus kepada dirinya sendiri. Setiap pikiran, perkataan dan tindakannya dituangkan kepada orang lain dimana harus ada orang yang siap mendengarkannya. Jika tidak terpenuhi kebutuhan ini maka orang tipe ini akan depresi dan bisa merusak dirinya dengan memiliki perasaan yang tidak dihargai, tidak didengarkan, tidak berharga atau tidak ada orang yang mengasihinya.

Beda halnya dengan tipe orang yang suka "mendengarkan". Dia adalah orang yang akan disukai banyak orang karna kebisaannya dalam memahami orang lain, populer karna kepiawaiannya dalam menganalisa perasaan orang yang didengarkannya bahkan orang tipe ini memiliki kemampuan untuk membaca solusi yang tepat agar disarankan kepada si pencerita. Kadang tipe orang seperti ini merasa dirinya seperti seorang konselor yang didatangi klien untuk mendengarkan keluhan-keluhannya. 
Namun, kelemahan dari tipe ini adalah dimana dia adalah orang yang sulit mengeluarkan emosinya, sulit menceritakan keluhannya, bahkan tidak mudah baginya untuk memberikan semua ceritanya kepada telinga seorang pendengar. Kadang orang tertentu yang dia percayai diceritakan itu pun memerlukan banyak pertimbangan terlebih dahulu. Tidak halnya dengan tipe "pendengar" dia tidak perlu lama-lama memikirkan pertimbangan rumit-rumit apa yang akan terjadi jika sudah cerita. Yang penting baginya mengungkapakan isi hatinya terlebih dahulu. Soal lain belakangan.

Dari tipe tersebut saya belajar bahwa memang tidak bisa dibilang ekstrim bahwa saya adalah tipe orang yang suka "mendengar". Namun secara teori saya termasuk kategori dalam klasifikasi tersebut.
Hal ini memang tidak dibisa dielak bahwa faktor seseorang memiliki pribadi yang seperti di atas ialah latar belakang keluarga, pergaulan sehari-harinya, apa saja yang dilakukannya akan membentuk kepribadiannya. Namun, tidak mustahil keperibadian tersebut bisa berubah sepanjang seseorang mau belajar untuk memahami dirinya harus dibentuk melalui proses kehidupan yang didalamnya ada pengalaman dan intropeksi diri.

Sudah menjadi kebutuhan pada setiap karakter dan tipe masing-masinh orang adalah agar "didengar" atau pun menjadi "pendengar".
Karna tidak ada yang suka posisinya hanya sebatas sebagai pendengar saja tapi juga perlu mendengar. Begitupun sebaliknya.

Terkait dengan hobby menulis saya merupakan tipe orang yang "mendengar" tapi setelah melewati beberapa pengalaman di kehidupan dan melewati masa dimana terjadi pembentukan akibat pergaulan yang sehat akhirnya menjadi tipe orang yang bisa menjadi "didengarkan" karna saya pikir memang lebih menyenangkan diposisi ini karna cenderung akan ada yang memperhatikan. Kebutuhan didengarkan lebih nyaman ketimbang menjadi pendengar. Karna seorang pendengar harus siap untuk menguatkan orang lain, memberikan saran kepada orang yang menceritakan tekanan ataupun kebahagiaannya, menghibur orang yang kesedihan. Namunn itulah artinya sebuah menerima kebutuhan dan memberikan. Disana harus ada keseimbangan antara pihak satu dengan pihak kedua. Saling mengisi satu sama lain. Jika tidak seimbang maka hubungan tersebut tidak akan menghasilkan hubungan yang sehat melainkan justru tidak akan lama.

Tetap segala sesuatu ada porsi dan batasannya. Jika dalam pembicaraan tersebut posisi kita adalah orang yang diperlukan sebagai seorang pendengar maka jadilah pendengar yang baik. Dan begitu juga sebaliknya jika dipercakapan tersebut posisi kita adalah sebagai seorang yang didengar dan lawannya sebagai pendengar. Maka ceritalah dengan bijak sesuai kapasitasnya.

Berharap melalui tulisan ini akan mendorong saya agar terbiasa dengan menulis. Sehingga pernah berfikir tidak salah juga kelak akan menerbitkan sebuah buku. Buku tentang apa saja. Heehee
Eksplore diri melalui tulisan-tulisan yang topiknya bisa diangkat tentang apa saja.
Cara berfikir saya sederhana.
Angkat saja topik tulisannya tentang apa saja, yang bisa membuat sang pembaca menjadi mengerti dan mendapatkam informasi yang baik. Soal jadi penulis buku atau apa nantinya itu soal lain, anggap bonus saja.

Bagi sang pembaca disana, saya harap kalian itu sudah merasa saya adalah seorang penulis buku. Hehehe

Jadi berangkat dari hobby menulis buku diary akhirnya berimajinasi menjadi sang penulis buku.
Intinya, Tidak ada sesuatu yang dapat membatasi mimpi kecuali imajinasi.
Mimpimu hanya sejauh imajinasi.

Rabu, 11 Januari 2017

PulKam

Cerita Pulang Kampung Hari 1-2
Tulisan pkl. 05.06 Wib

Sewaktu ditelp dengan kakak perempuan saya sekitar pukul 07.46 Wita pagi kemaren "Sa jadikah pulang  berangkat pulang?" Tanya kakak yang memang sebelumnya sudah diceritakan ke kakak kalau saya akan pulang hari itu. Mungkin kakak hanya konfirmasi rasa penasarannya saya pikir.  Diingatkan  kalau hari itu memang pulang. Dan segera secara terburu-buru menelpon travel untuk memesan tiket keberangkatan yang pada akhirnya dengan kesepatakan berangkat pukul 11.23 siang dari Banjarmasin ke Palangkaraya kemudian transit ke daerah tempat asal saya yaitu Telangkah tempat kelahiran saya. Tempat yg tidak mungkin dilupakan.
Salah satu alasan pulang kampung adalah selalu berniat menyukai pemandangan yang indah tanpa sedikitpun tertidur selama di perjalanan.
Tidak mau punya perasaan menyesal karna melewatkan banyak pemandangan yg sangat menyenangkan.
Selain itu tentunya untuk bertemu keluarga besar disana karna pada waktu akhir tahun 2016 dan awal tahun 2017 telah saya tunda keberangkatan pulangnya karna masih ada yang harus diselesaikan.
Saya pikir untuk waktu yang tepat memang harus hari ini.

Sore Sekitar pukul 16.55 Wib tiba dirumah kampung halaman disambut kedua orang tua yang baru saja pulang bekerja juga. Melihat adegan Ayah dan Ibu saya pulang bersama-sama. Kemudian, Kakak beserta keluarganya menyambut dan Adik dirumah sedang memasak persiapkan semuanya.
Bertemu keluarga ada pelukan, ada senyuman, ada ucapan selamat datang, selamat tahun baru, selamat panjang umur, cipika cipiki, lanjut malamnya setelah makan malam kami sekeluarga kumpul bersama bercanda cerita bagaimana keadaannya, apa saja yang dilakukan dan lain sebagainya seperti keluarga biasa lainnya.
Kelelahan dan rasa pegal di badan selama perjalanan terasa hilang karna telah terganti dengan perasaan senang sudah bertemu keluarga.

Di rumah Ada kakak beserta suami dan anaknya yaitu ponakan Tira dan Tatan yang sibuk dengan hadiah yang saya berikan. Ada adik yang bernama Dino, dan kedua orang tua. Tidak menutup kemungkinan saya pikir malam ini akan larut malam karna pastinya seperti biasa akan banyak curhatan yang akan saya bagikan ke sosok ibu yang satu ini. Awalnya beliau meminta saya pijitkan kakinya kesempatan sambil bercerita panjang lebar dengan rela hati beliau memberikan telinga untuk mendengar semua cerita saya yang sepertinya sambil menahan kantuk.
Selalu Merasa tersentuh saja jika melihat dan akan mengingat semua situasi seperti ini. Di dalam keadaan yang tidak terlalu mewah namun secara sederhana yang indah akan selalu membuat terkesan di hati.
Dengan adanya cerita yang serius namun santai, makanan sederhana bersama, adegan tertawa, dan banyak hal lain. Kebiasaan Hari pertama ini tidak akan pernah dilupakan. Menurut saya bahagia itu adalah seperti ini.

Sekitar pukul 10.23 Wib kami pun akhirnya tidur.

Pukul 05.10 Pagi tadi dibangunkan oleh ibu untuk segera persiapkan segala sesuatunya untuk melanjutkan beberapa rencana untuk dilakukan sepanjang hari ini.

Kedua orang tua hari ini rencananya pergi ke tempat pulau kebun durian, buah-buahan dan sayur-sayuran mereka untuk melakukan beberapa hal. Kemudian lanjutkan siangnya bisnis dagang. Sepertinya Malamn baru akan bertemu dirumah karna saya dan adik telah merencanakan pagi 08.45 berangkat ke Kasongan untuk menghadiri acara pernikahan 2 orang teman sekolah SMA dulu di waktu hari yang sama. Mungkin sore saya akan pulang saya pikir.
Kakak dan keluarga juga akan melakukan kegiatan mereka seperti biasa Suami kakak yaitu bekerja,  kemudian kakak paginya mengantar jemput anak di sekolah lanjut melakukan pekerjaan rumah sebagai seorang isteri agar suami dan anak-anak pulang dengan disenangkan oleh keluarga dirumahnya.

Bagi saya segala sesuatunya cukup.  Bahagia itu adalah ini.

Senin, 09 Januari 2017

09 Januari 2017 (Catatan Kecil Hari ini )

Diawali dengan pagi ini yang cukup mengejutkan karna terbangun kesiangan. Pukul 07.57 Wita mendengar suara keras dari Sebrang sana yang melengking menyuarakan Lagu Nasional Indonesia yang makin lama makin menyadarkan tidur saya bahwa pertanda anak-anak Sekolah sedang Apel pagi. Dengan kepala yang agak pusing dan suara kering akibatnya muncul batuk-batuk.  Bangun dari perbaringan tempat tidur untuk sejenak Mengucap syukur kepada Tuhan Yesus atas berkatnya setiap hari. Mulai kembali mengingat bahwa hidup tanpa Tuhan adalah sia-sia. Seberapa waktu bangkit dari tidur untuk mengyegarkan tenggorokan yang hampir kering, seperti biasa membuka jendela kamar dengan sinar matahari yang mulai naik pertanda sudah hampir melepaskan kepagiannya yang sejuk dan wangi kepergian embun.
Sekitar pukul 09.12-10.33 Am tanpa sengaja telah terencana untuk memasak pagi dengan harapan mengurangi rasa lapar di perut akibat tadi malam begadang tanpa menginat jam berapa tidurnya. Akhirnya memutuskan untuk memasak dari bahan -bahan yang sudah dibelanjakan waktu tempo hari sebab besoknya saya pikir akan pergi. Sudah barang tentu bahan2 makanan ini bila tak dimasak pasti akan layu dan tidak dapat dimakan lagi.
Harapan setelah memasak nantinya dengan cepat-cepat berangkat ke tempat pertemuan dengan seorang teman yang sudah janjian untuk membahas sesuatu lain hal. Tapi tak ada tanda-tanda untuk mempersiapkan keberangkatan ini saya pikir.  Jam menunjukkan waktu menuju siang, tapi segala hal belum siap. Agak mengeluh dan kesal sih.
Belum lagi persiapkan barang-barang yang akan saya bawa untuk pulang kampung. Iya, saya memang berencana untuk pulang untuk sementara waktu karna pertimbangannya saya harus bertemu keluarga, sebagai bentuk rasa rindu dan melepaskan kepenatan selama berada di kota orang lain.  Selain itu rencana pulang juga untuk menghadari upacara perkawinan teman SMA saya yang kebetulan bertepatan dihari yang sama dan juga moment tersebut saya pikir bagus untuk melihat dan bertemu dengan teman-teman lama saya dulu.  Rasa penasaran saja ingin tau bagaimana kabar rekan-rekan seperjuangan selama sekolah SMA dulu. Iya,  saya pikir juga bagus untuk saya pulang di waktu besok.
Sehingga tentunya saya harus mempersiapkan barang-barang dengan baik agar tak ada ketinggalan karena beberapa hari yang lalu saya sudah beli beberapa hadiah untuk kepokanan dan rencananya juga saya akan membawa barang -barang seperti Baju,  Buku dan lainnya untuk saudara yang disana. Ditambah lagi malam tadi sempat ke toko Buku untuk menambah barang bawaan karna biasanya setiap pulang saya selalu menyesal karna tidak membawa buku bacaan yang saya sukai untuk membuang kebosanan dihari sana.
Agak sempat kesal juga karena kendala kenderaan yang ingin saya naikin ternyata tidak bisa terpakai akhirnya menambah keterlambatan untuk mempersiapkan kepulangan besok.
Sebenarnya rencana pulkam ini inginnya di hari Minggu siang,  namun ada beberapa teman ingin saya tunda dulu karena belum selesai tugas disini.  Harus menyelesaikan satu tugas yaitu pembubaran panitia.  Jadinya ditunda di hari sampai besok.
Malam ini harus membubarkan panitia dulu baru bisa pulang kata mereka. Jadinya saya pikir "Ah yaa sudah gak apalah. Toh masih sempat datangin teman kawinan".
Apapun yang terjadi toh hari hari ini semua kan sudah ada yang atur.
Sekitar pukul 18.00 petang pertemuan dengan semua panitia. Karna ketua panitianya adalah saya jadinya harus membereskan segalanya terlebih dahulu.
Untuk pertemuan ini saya pikir baiklah.
Rencana untuk sore besok saya berangkat pulang. Dan bertemu keluarga yang sangat saya sayangi.

Jumat, 06 Januari 2017

Selembar puisi Untukmu Ibu






Selembar puisi Untukmu Ibu


Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu...

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami

Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami

Ibu...
Jangan benci kami
jika kami memb
uat ibu menangis.


Selasa, 28 Oktober 2014

Berkat hari ini 9 Oktober 2014

http://santapanrohani.org/2014/10/09/apa-yang-anda-harapkan/

Minggu, 23 Juni 2013

Cinta sejati

Ketika kamu merasa seseorang yg menjadi salah satu bagian terpenting dalam hidupmu maka orang itu ialah orang yg kamu cintai. Perasaan cinta yg tulus kpd seseorang ialah perasaan yg muncul ketika org itu menangis kamu mampu menghapus airmata dan menghiburkannya,
ketika org itu tdk bisa berjalan kamu dgn berlari menggendongnya, ketika org itu tdk bisa melihat kamu pun menuntunnya melangkah, ketika jarak dan waktu memisahkan hubungan maka dgn setia kamupun menunggu kedatangannya utk kembali, ketika org itu kehilangan harapan hidup maka kamu memegang tangan dan memeluknya sebagai seorang sahabat, dan ketika orang yg kamu cintai mencintai seseorang yg lain dengan tersenyum kamupun berkata aku bahagia melihatmu bahagia.
Mencintai adalah memberi bukan berharap agar kembali diberi.


God Bless :)

Favorit

Apa itu AKTA NOTARIS ???

ADA ENGGAK DI ANTARA KALIAN YANG BINGUNG DENGAN SEBUTAN AKTA NOTARIS ITU APA ?? NAH KALI INI AKU AKAN JELASIN INFONYA NYA GUYSS...    ...